There was an error in this gadget

Thursday, September 29, 2011

pohon kecilku

Maret 2007
Aku mulai coba menanam benih

Berharap benih yang ku tanam  akan menjadi sebatang pohon yang besar yang dapat menjadi tempat aku berteduh, menenangkan hati, dan juga menghasilkan buah yang dapat aku nikmati.
Hari berganti hari benih itu mulai tumbuh menjadi sebuah pohon kecil. namun, beberapa pekan kemudian pohon kecil itu mulai layu.
Jujur aku tak tau bagaimana caranya memperlakukan pohon kecil itu. aku sama sekali tak punya pengalaman dalam hal itu. aku hanya tau dan usaha untuk menyiramnya seminggu sekali.
pohon itu tetap tumbuh dan mempertahankan daunnya walaupun tak sebanyak dahulu. entah mengapa pohon kecil itu begitu kuat mempertahankan daunnya. mungkin si pohon tidak mau mengecewakan aku.
Bulan pun berlalu pohon kecilku yang dulu berbuah tepat pada tanggal 9-8-08. begitu senang hatiku pohon kecilku telah berbuah. namun beberapa minggu kemudian buah yang aku harapkan dari pohon kecilku itu gugur. padahal aku belum sempat menikmati buah itu. mengapa? pasti ada yang salah. begitu bodohnya diriku.
Berhari aku nanti tak kunjung jua ada tunas buah dari pohon kecilku. aku selalu berharap dan menanti akan datang waktunya pohon kecilku berbuah kembali.
Tahunpun berganti pohon kecilku tak kunjung menampakan buahnya sudah ku coba untuk menyiraminya kembali namun tak ada hasilnya tapi aku tetap menunggumu pohon kecilku.
Tanpa di sangka-sangka pada tanggal 8-8-09 pohon kecilku yang aku nanti menampakan buahnya lagi. hati berharap kali ini aku dapat menikmati buahnya. beberapa hari kemudian aku tertunduk lemas. mengapa yang aku takutkan terjadi lagi? pohon kecilku yang selalu aku nantikan kini buahnya kembali menyentuh tanah. tertegun aku memandangi pohon kecilku, dan bertanya "mengapa kau tak memberiku kesempatan menikmati buahmu?". angin berhembus meniup dedaunan dari pohon kecilku seakan memberikan jawaban. akupun kembali tertunduk di depan pohon kecilku. mungkin karena aku tak lagi memberikan pupuk kepada pohon kecilku. Maaf.
serasa lemah dan tak berdaya untuk melangkah lagi. namun harapanku selalu ada untukmu pohon kecilku. akan aku sirami dan aku beri pupuk kau setiap waktu pohon kecilku.
Bertahun aku berharap datangnya kembali saat itu. saat dimana pohon kecilku memperlihatkan kembali buahnya. buahnya yang begitu indah dilihat dan begitu manis di rasa.
Puji syukur alhamdulillah saat yang aku nantikan bertahun-tahun akhirnya datang. pohon kecilku memperlihatkan keanggunannya dengan menampakan kembali buahnya. buah yang begitu jernih bagaikan air surga*lebay*
Tiap hari aku mencoba merawatnya, menyiraminya dan ku beri pupuk. hari-hari begitu indah dengan memandang pohon kecilku yang telah berbuah kembali. Berharap ada kesempatan ke-3 ini, Tuhan mengijinkan aku untuk menikmati buah dari pohon kecilku.
Berhari aku tunggu. buah itu semakin besar dan terus membesar....
to be continue.....

                                                                                                                         _NFR_

No comments:

Post a Comment

Pages