Friday, September 30, 2011

Kamu Dan Bintang


Aku sangat suka melompat, mencoba meraih bintang.
Berulang kali hampir jatuh dan bersikeras gak mau di tangkap.
Bukan karena kamu gak cukup kuat buat nangkap aku.
Tapi karena aku ingin terus melompat.
Aku pengen bintang itu di tangan aku.


Setelah mendengar perkataan kamu...............

Sama seperti kamu yang gak bisa ngelarang aku berusaha meraih bintang.
Akupun gak mungkin ngelarang kamu pergi.

Tanpa aku sadari, di sudut sana setitik lubangpun terbentuk.

Lubangnya semakin hari semakin besar.
Jlooosssssssssshhhhh
Angin mulai masuk lewat lubang itu, makin hari makin banyak.
Rasanya sesak.

Aku pengen terus melompat meraih bintang ditemenin kamu.
Published with Blogger-droid v1.6.3

Thursday, September 29, 2011

pohon kecilku

Maret 2007
Aku mulai coba menanam benih

Berharap benih yang ku tanam  akan menjadi sebatang pohon yang besar yang dapat menjadi tempat aku berteduh, menenangkan hati, dan juga menghasilkan buah yang dapat aku nikmati.
Hari berganti hari benih itu mulai tumbuh menjadi sebuah pohon kecil. namun, beberapa pekan kemudian pohon kecil itu mulai layu.
Jujur aku tak tau bagaimana caranya memperlakukan pohon kecil itu. aku sama sekali tak punya pengalaman dalam hal itu. aku hanya tau dan usaha untuk menyiramnya seminggu sekali.
pohon itu tetap tumbuh dan mempertahankan daunnya walaupun tak sebanyak dahulu. entah mengapa pohon kecil itu begitu kuat mempertahankan daunnya. mungkin si pohon tidak mau mengecewakan aku.
Bulan pun berlalu pohon kecilku yang dulu berbuah tepat pada tanggal 9-8-08. begitu senang hatiku pohon kecilku telah berbuah. namun beberapa minggu kemudian buah yang aku harapkan dari pohon kecilku itu gugur. padahal aku belum sempat menikmati buah itu. mengapa? pasti ada yang salah. begitu bodohnya diriku.
Berhari aku nanti tak kunjung jua ada tunas buah dari pohon kecilku. aku selalu berharap dan menanti akan datang waktunya pohon kecilku berbuah kembali.
Tahunpun berganti pohon kecilku tak kunjung menampakan buahnya sudah ku coba untuk menyiraminya kembali namun tak ada hasilnya tapi aku tetap menunggumu pohon kecilku.
Tanpa di sangka-sangka pada tanggal 8-8-09 pohon kecilku yang aku nanti menampakan buahnya lagi. hati berharap kali ini aku dapat menikmati buahnya. beberapa hari kemudian aku tertunduk lemas. mengapa yang aku takutkan terjadi lagi? pohon kecilku yang selalu aku nantikan kini buahnya kembali menyentuh tanah. tertegun aku memandangi pohon kecilku, dan bertanya "mengapa kau tak memberiku kesempatan menikmati buahmu?". angin berhembus meniup dedaunan dari pohon kecilku seakan memberikan jawaban. akupun kembali tertunduk di depan pohon kecilku. mungkin karena aku tak lagi memberikan pupuk kepada pohon kecilku. Maaf.
serasa lemah dan tak berdaya untuk melangkah lagi. namun harapanku selalu ada untukmu pohon kecilku. akan aku sirami dan aku beri pupuk kau setiap waktu pohon kecilku.
Bertahun aku berharap datangnya kembali saat itu. saat dimana pohon kecilku memperlihatkan kembali buahnya. buahnya yang begitu indah dilihat dan begitu manis di rasa.
Puji syukur alhamdulillah saat yang aku nantikan bertahun-tahun akhirnya datang. pohon kecilku memperlihatkan keanggunannya dengan menampakan kembali buahnya. buah yang begitu jernih bagaikan air surga*lebay*
Tiap hari aku mencoba merawatnya, menyiraminya dan ku beri pupuk. hari-hari begitu indah dengan memandang pohon kecilku yang telah berbuah kembali. Berharap ada kesempatan ke-3 ini, Tuhan mengijinkan aku untuk menikmati buah dari pohon kecilku.
Berhari aku tunggu. buah itu semakin besar dan terus membesar....
to be continue.....

                                                                                                                         _NFR_

Saturday, September 24, 2011

Heiii, you!

WARNINGGG!!! TULISAN INI BISA MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG DAN IMPOTEN. DI SARANKAN UNTUK TIDAK MEMBACA!

Halo kamu!

Minggu kemarin saya jalan ama mantan, seharian. Dari siang sampai malam. Dan seperti biasa, datar. Sama seperti cowok-cowok lainnya. Datar. Sampai di rumah, ngelihat teman-teman saya yang pada galau, jadi kepikiran kapan saya terakhir benar-benar galau? Galau maha dasyat, kalo bukan akademk yah organisasi. Sampai akhirnya saya teringat kamu. Iya, kamu. 10 bulan saling kenal, dan 3 bulan terakhir lost contact. Iya sih, salah saya juga karena sempat sok mau jaga jarak dan tidak membalas mention ataupun chat #SongongTingkatUniversitas. Hanya sesekali bertemu di koridor. Sempat menimbulkan secuil galau. Secuil kok, tak seberapa di banding akademik. Tapi untuk orang sebatu saya, secuil itu cukup signifikan.

Akhirnya malam itu, saya menuliskan inisial nama kamu di tweet. Inisial yang selalu di pake salah satu teman cowok saya untuk ngegangguin saya dengan kamu. Inisial nama kamu yang seperti nama salah satu tempat makan di Makassar. Kamu gak tau kan kamu punya inisial? Ya iyalah kamu gak tau.

Setelah menuliskan 3 huruf tersebut, sayapun tidur. Dan terbangun dini hari karena alarm yang sengaja saya setting subuh biar bisa bangun dan ngerjain tugas. Saya bangun, seperti biasa ngecek hp, ngecek timeline. Dan di tab mention ternyata ada mention kamu, mengomentari tweet saya yang isinya 3 huruf tersebut, dengan coment 3 huruf pula. Cuma 3 huruf dan berhasil bikin saya girang dan melek dini hari.

Memang cuma 3 huruf, tapi 3 huruf itu mengembalikan memori sebelum kita lost contact. Sebutan saya untuk kamu, yang dengan seenak jidat oleh kamu di putar balikkan untuk saya.
Cuma 3 huruf, dan berhasil buat saya bepikir seharian untuk membalas apa 3 huruf tersebut.
Cuma 3 huruf dan berhasil membuat saya semangat selama seminggu kedepan.
Cuma 3 huruf, dan berhasil membuat saya sadar, kamu memang begitu. Yap, begitu. (SOK TEU)

Intinya? Tengs. Saya pikir.... Yah saya pikir begitu. Ternyata saya salah. Pikiran negatif mengahantui kali yah? Dan maaf sempat berpikir macam-macam tentang kamu. Bisa kita jadi teman? Gak bisa? Kamu mau jadi apa? Anak buah? Iyakan? Kamu selalu bahagia kan, kalo jabatan saya lebih tinggi? Haha.

Kamu tidak akan pernah baca ini kan yah? Lalu mengapa saya menuliskan ini?
Yah, justru karena kamu tidak pernah baca. Ini membuat saya lega, karena bisa menuliskan sesuatu untuk kamu, seperti berbicara sama kamu, mengeluarkan unek-unek, tanpa perlu kamu tau. Karena, karena apalagi kalo bukan karena saya cemen.


Semakin aneh saja. Yah udahlah.

Dadah kamu :)
Semangat kuliahnya!!!

Pages