There was an error in this gadget

Wednesday, January 16, 2013

Terima kasih Ya Allah

Habis blogwalking dan mendapati kisah yang cukup menyentil rasa syukur. Membaca cerita perjuangan seseorang untuk mendapatkan apa yang menjadi cita-citanya (yang juga cita-citaku). Perjuangan yang menurutku cukup berliku dan berjurang. Ketimbang saya yang perjalanannya datar, tersandung juga batu kecil paling, alhamdulillah gak pernah sampai benar-benar jatuh. Mengingat hal itu membuat saya terharu sendiri, ntah kenapa Allah begitu baik sama saya?

Saya mendapatkan semua dengan datar, yah walaupun saya akui hasilnya sangat minim. Terlewati. Terlewati begitu saja barangkali. Tapi ada loh orang bahkan memasuki apalagi melewati sudah sulit. Manusia biasa sekali saya ini, kebaikan Allah yang selalu memudahkan, tidak saya maksimalkan. Maafkan Ya Allah.

Hikmah blogwalking hari ini adalah saya mulai bergairah memasuki level baru di games pendidikan saya ini. Setelah bertahun-tahun selalu datar, kali ini sedikit naik menanjak semangatnya. Saya sadari, banyak sekali yang menginginkan berada di posisi ini. Jadi sudah seharusnya saya merasa beruntung dan terhormat serta bertanggung jawab untuk posisi ini. Maaf sekali lagi ya Allah selama ini lalai dan tidak peka.

Oh yah btw ada batu kecil, ada peraturan baru di akademik yang berimbas tertundanya saya (dan teman-teman) memasuki next level, tidak tanggung-tanggung tertundanya cukup lama. Sebulan. TL langsung penuh menampung segala kegalauan teman-teman. Saya? Alhamdulillah galau!!! Thanks god, saya capek tidak galau dan merasa tidak normal haha. Yah walaupun galau dikit doang, tapi tak apa.

Galaunya itu karena yah pertama, nganggur men, jobless, makan tidur makan, saya takut kebiasaan santai ini merusak otak. Takutnya otak dan otot nantinya kaget saat harus beraktivitas kembali. Hmmm kedua, wisudanyakan telat 3 bulan tuh dari teman-teman yang bulan september kemarin, eh ditambahin sebulan lagi. Hiks. Ketiga, sebenarnya udah gak sabar sih menelan pil pahit ini, yang kata teman-teman sakit pahitnya pengen cepat-cepat di telan, di habisi dan di sudahi.
Tapi yaudahlah mengeluh juga gak merubah keadaan, nikmati aja mau gak mau. Mungkin maksud Allah adalah biar ada waktu makan enak dulu sebelum telan pil. Di bawa santai ajalah walaupun pikiran-pikiran "umur habis dinganggur" terus menghantui hahahikshuvft~


Semoga kegelisahan-kegelisahan untuk menyelesaikan akademik secepat-cepatnya dengan hasil sebaik-baiknya ini bertahan hingga selesai di level berikut. Biar level berikut tidak berlalu begitu saja. Dan semoga ketika bertemu jalan berliku ataupun jurang di level berikut nantinya tetap semangat dan mengingat bahwa banyak di luar sana yang ingin di posisi ini, jadi sudah seharusnya kata menyerah tidak ada dalam kamus hidup kan? :))

No comments:

Post a Comment

Pages