There was an error in this gadget

Monday, June 13, 2011

Seandainya Mengontrol Emosi Semudah Mengontrol Postingan di Blog

Seandainya mengontrol diri dan emosi semudah mengatur postingan di blog!

Berkata dan berprilaku tidak mengikuti emosi sesaat, bisa di 'saring' dulu seperti sebuah postingan yang mempublish hal-hal yang benar-benar udah di saring.
Menyimpan emosi dan perkataan yang tidak penting, semudah menyimpan dan menjadikan draft di blog hal-hal pribadi, yang dengan berbagi pertimbangan tidak di publish.
Dan menghapus memori masa lalu yang ketika mengingatnya membangkitkan kembali emosi, membersihkan semua memori yang mengotori hati dan pikiran semudah menghapus tulisan-tulisan yang terposting yang tidak pantas mengotori halaman blog kita.

Yah, seandainya semudah itu.
Akan lebih mudah. Dan semua mungkin berjalan seperti keinginan kita.
Bukan seperti keinginan 'emosi sesaat' kita.
Yang membuat kita menyesali banyak hal.
Banyak, banyak sekali yang di rusak oleh emosi.

Termasuk persahabatan dan hubungan kekeluargaan.

Saya ingin mengontrol diri dan emosi saya semudah mengontrol postingan di blog.
Tak ada kata keluar yang menyakitkan mereka.
Tak ada perbuatan bodoh yang mempermalukan diri sendiri dan orang lain.
Tak ada kesalahpahaman.
Tak ada pertengkaran.
Tak ada kekecewaan.

Dan masih banyak lagi.

Sekali lagi..
Ingin sekali bisa mengontrol diri dan emosi semudah mengontrol postingan di blog.

Tapi bagaimana caranya?

Emosi selalu terpublish! Keluar begitu saja tanpa sempat di saring.
Gak nyampe 2 menit kemudian langsung menyesal.
Bahkan gak nyampe sepersekian detik kemudian.


Setidaknya sampe tulisan ini di publish, saya belum menemukan cara mudah mengontrol diri dan emosi semudah mengontrol postingan blog!

2 comments:

  1. bisa mulai dengan lebih banyak diam.. proses diam itu bisa jadi saringan.. ^^

    ReplyDelete
  2. Itu dia kak, susah sekali ka diam. Tapi patut untuk di coba sarannya!!

    ReplyDelete

Pages