There was an error in this gadget

Saturday, April 03, 2010

Seminggu di sidrap (lise dan amparita)



Aslm.wr.wb
Tau jam berapa sekarang??? Jam 3 dini hari. Yupsss,, gw lg kena imsomia neh, jam segini belum bisa bobo. Daripada ngerjain yang gak2, mending ngisi blogkan..hehehehehe

Masa pengkaderan kami di FK kan belum berakhir ne, acara puncak dari pengkaderan kami itu ya, baksos dan inagurasi.
Minggu lalu angkatan kami sudah melaksanakan baksos kader yang bisa dikatakan sukses tapi juga mengecewakan.
Cerita begini, H minus seminggu TM pertama di laksanakan dan ternyata masih banyak yang belum disiapkan. Jadilah TM pertama kami di habisi oleh para senior.
Baksos kami juga sempat mau dibatalkan.
Namun Coster tetap mengingikan malam itu sehabis TM tetap ada yang berangkat ke lokasi buat jadi tim pendahulu.
Gw, emi, dini dan 20 teman lain yang ditunjuk  menjadi tim pendahulu jadi berangkat dengan niat membantu panitia baksos mempersiapkan semuanya pada hari H.

Kami berangkat sekitar 5 mobil, yang rata2 mobil yang tersedia pasti dipenuhi manusia2 dan barang2 bawaan kami.
Sekitar jam2 9 lewat kami tim pendahulu, meninggalakan kampus merah tercinta kami.
“mudah-mudahan sampai dengan selamat” hanya itu doaku sesudah menaiki mobil.
Sekitar sejaman lebih berlalu, anak-anak pada singgah makan malam, tepatnya makan tengah malam biz kalo gak salah mereka singgah makan jam 12 lewat gitu. Gw gak ikut makan, karna sudah sempat makan dirumah sebelum berangkat tadi.
Selesai makan, perjalanan dilanjutkan. Gw berharap gw bisa tertidur kayak yang lain, tapi gak. Gw emang paling susah tertidur kalau dalam perjalanan, gak tau kenapa gw lebih tertarik melihat jalanan daripada menutup mata sambil bermimpi di dalam mobil. Jadi deh gw terjaga sekitar 5 jam lebih di dalam mobil. Anak-anak bawa mobilnya gila2an euy….
Mentang2 malam pada balap2 gitu.

Sekitar jam 3 lewat gw sampai di lokasi baksos yang kedua, tepatnya desa lise. Kebetulan tahun ini kami mengadakan baksos di 2 tempat, di desa lise dan desa amparita. Dan yang menjadi tempat posko kami desa lise, karena kebetulan ada teman yang kampungnya di lise, jadi lebih enak numpang di lise.

Kebetulan anak2 baksos sebelumnya yang ceklok (cek lokasi) sudah menyediakan beberapa rumah yang bisa ditempati untuk peserta baksos. Jadilah 2 rumah menjadi secret kami para tim pendahulu. Satu untuk cowok dan yang satu untuk cewek. Kami di biarkan istirahat beberapa jam oleh kak A supaya besok bisa kerja dengan maksimal.
Pada kalap cari bantal pas dibilang boleh istirahat dulu sama kak A, gw juga langsung tertidur aja tanpa ganti baju lagi.

Jam 6 pagi kami sudah di bangunin lagi buat siap2 brifing jam 7 pagi sama kak A.
Setelah semua anak2 dah pada mandi, kami sarapan setelah itu kami brifing untuk jadwal hari ini yang akan diperbuat. Pembagian tugas, gw dan beberapa teman yg lain dapat di desa amparita buat follow up pasien sunatan massal disana sebagiannya di desa lise.
Desa amparita cukup jauh dari desa lise, jadi harus menggunakan kendaraan kesana. Sampai disana kami ke kantor camatnya dan sekolah-sekolah yang sudah di masukkan formulir pendaftaran sunatan massal.
Hari sudah lumayan siang, pekerjaan kami selesai, kami pun kembali ke secret.
Ternyata teman2 kami yang di lise belum selesai sama tugasnya. Alhasil karna juga masih lelah semalam suntuk naik mobil kami yang pulang duluan menyempatkan tidur siang sambil menunggu teman2 kami yang lain pulang.

Tidak lama mereka pulang, kami makan siang dan istirahat sebentar lagi untuk sorenya melanjutkan tugas kami mengecek rumah2 yang bersedia memberi tumpangan pada peserta baksos nanti.
Setelah sore itu selesai mengecek rumah, kami diajak kerumah fira minum es kelapa. Lumayan, mengganjal rasa haus yang di tenggorokan.
Magrib kami pulang, setelah itu makan malam. Jadwalnya malam itu seharusnya kami door to door ke rumah cari pasien, tapi mungkin karma dah pada kecapean anak2 gak ada yang mau bergerak, malah asyik main kartu untuk menghilagkan rasa lelah mereka hari ini.
Awalnya gw ikutan main tapi karma bosan gw keluar. Eh ternyata di luar sana lebih asyik,,hehehehehe
Biasa ada kak A yang suka bikin ketawa se…
Udah gitu dia melucu pake bahasa papua, jadi kangen sama teman2 lagi yang kalau lagi main2 juga bahasa papua kental banged..hehehehe
Semalam suntuk gw ma beberapa teman yang lain ketawa2 bareng kak A, padahal besok paginya kak A mau balik ke makassar gara2 harus ikut ujian,
Yang gw heran dia kok gak ada stress2nya,, ujian besok tapi malamnya bukan belajar malah ketawa2 bareng kami.
Dia bilang se, hidup itu gak usah bawa susah, santai aja…
Coba gw bisa kayak gitu, sayangnya gak bisa…hufttt
Udah malam banged, kami kembali ke pos masing2 deh, setelah capek ketawa-ketiwi semalam suntuk.

Besok paginya, hari kedua kami di lise.
Gw terbangun pagi banged gara kak A teriak manggil2 namanya ocha untuk pamitan sekaligus ngasihin jadwal kerja kami buat hari ini. Kebetulan kak A pulang dengan 2 orang temanku, satu gara2 mobilnya yang dipake jadi dia ikutan pulang, yang satu karma ada urusan di makssar. Tapi kak A janji bakal balik dengan kedua temanku ini sehabis ujiannya selesai.
Jadilah hari ini kami bertindak tanpa ada dia mendampingi kerja kami, dan yups sodara2 seperti yang kalian ketahui, pasti ada hal-hal ajaib yang kami lakukan.
Jadi kerja kami masih sama seperti kemarin, yaitu follow up pasien, tapi mungkin jam kerjanya yang lebih cepat selesai dari kemarin. Jadi ada pemandian air panas yang dekat dengan posko kami. Gw ma beberapa teman yang hanya tau nebeng dengan iklas hati ikud aja pergi tanpa persiapan apa2pun.
Gila mobil yang kami tumpangi mundur gara2 gak kuat nanjakin jalanan. Jalanannya emang nanjak2, biasa daerah pengunungan gitu deh.
Sampai disana, gak bisa ngapa2in, bis gak ada persiapan apapun buat jalan n mandi2. tapi teman2ku yang dah pada kalap liat air kayak gak pernah mandi aja, mereka nyemplongin diri gitu aja, membiarkan baju mereka basah. Asyik mandi2 mereka berfoto-foto ria.
Setelah puas, kami pulang. Rencananya masih pada mau singgah ke rumah seribu yang juga terletak di dekat2 posko kami. Tapi karma ada 2 orang dalam mobil kami terkapar tak berdaya gara2 mabok darat, mobil kami pun kembali ke secret.
Sampai disana ada beberapa teman gw yang emang gak ikutan kerja hari ini gara2 mobil kurang, alhasil kami harus kucing2gan dari mereka bahwa kami habis pergi ke pemandian air panas.

Sorenya kami lanjut kerja lagi. Separuh membersihkan balai desa yang ujung2 tuh balai gak di pake pas hari H. dan yang separuhnya lagi termasuk gw, door- to door ke rumah untuk cari pasien pemkes maupun sunatan massal karna target dari pantia acara belum terpenuhi.
Magrib kami pulang dan kembali beristirahat.
Kartu dan monopoli yang menemani malam2 kami di secret.
Cuma malam ini kami agak gelisah, karma TM 2 baksos kami sedang dilaksanakan di makassar sedangkan berita yang kami dengar anak2 yang datang TM sedikit dan akhirnya teman2ku yang masih peduli menjemput teman2ku yang sudah beristirahat di rumah tanpa mau ambil pusing masalah baksos yang sebenarnya adalah acara mereka juga.
Malam ini juga, kami tim pendahulu memutuskan untuk mengotak-atik konsep acara baksos. Banyak kejanggalan ternyata dalam random acara baksos angkatanku, dan kami yang kebanyakan bukan panitia baksos ini ( tim pendahulu rata2 anak inau) hanya bisa sedikit mengubah konsep mereka. Malam sudah larut kami putuskan untuk tidur.


Kamis pagi kak A balik dengan 2 orang temanku dan beberapa SC yang lain yang akan mendampingi kami di sini.pagi itu badanku gak enak. Seluruh tulang gw, pada sakit2.
Hmm, mungkin gara-gara door to door kemarin( lumayan jauh jalan dari rumah ke rumah). Gw putusin gak ikt teman2 kerja hari ini. Sepanjang hari gw tidur. Siang gw ngerasa kok, suhu badan gw kaya tiggi banged tapi gw gak bisa ambil2 apa, Cuma tidur. Sampai sore badan gw gak enakan, tapi menjelang magrib setelah badan gw kena sedikit air, gw ngerasa fresh lagi. Jadi deh, malamnya gw main kartu dan sedikit merasa baikian dari siangnya.
Oiya, sekitar jam2 3 pagi, teman kami yang menjadi tim pendahulu 2 tiba menyusul kami di desa lise dengan niat membantu pekerjaan kami tim pendahu 1.

Jumat pagi, H minus sehari tapi masih banyak yang belum beres. Lapangan yang mau di pakai pembukaan acara baksos kami belum di beresin. Dan gw dengan beberapa teman mendapat bagian membersihkan lapangan. Sebenarnya badanku masih gak enakan, tapi karna gak enak kalau gak ikutan kerja gw paksain deh ikut ke lapangan untuk bantuin mereka. Sampai disana, gak cukup setengah jam, gw mutusin balik ke secret, badanku gak enak banged rasanya, jadi gw tiduran lagi sampai malam hari. Kali ini, bener2 gw merasa badanku gw dah gak sanggup lagi untuk menopang berat badan gw sendiri. Suhu badanku juga meninggi lagi.

Jadwalnya malam ini penyambutan peserta yang datang dari makassar lagi, dan tetap gw gak bisa ikut penyambutan itu. Badanku tidak mau kompromi dengan situasi saat itu.
Sekitar jam 3 dini hari baru gw lihat teman2ku balik dari acara penyambutan peserta dan terlelap untuk mengembalikan stamina mereka karna besok sabtu adalah hari yang akan sangat melelahkan, karna inilah Hari H dari acara baksos kami di lise dan amparita.
Gw masuk dalam siklus untuk bantuin pemkes dan sunatan massal. Tapi lagi badanku tidak mau kompromi. Kepalaku berat banged, badanku loyo tidak bertenaga, dan gw sukses sakit di hari H. ya ampun padahal dah duluan kesini dari teman2 yang lain, malah gak ikut acara pentingnya. Nasib gw, seharian isrirahat di secret karna gw sakit. Sorenya gw kolabs. Iya, tenggorokan gw pahit banged, jadi membuat gw mual dan alhasil dadaku agak sesak karna memaksakan diri gw untuk muntah tapi tidak ada yang bisa keluar karna seharian itu makanan emang sedikit banged yang masuk dalam perut gw.
Kebetulan ada dokter yang ikut kan di acara kami, nah dia datang ke secret untuk meriksa gw.
 Dokter bilang gw gejala DBD tapi masih ragu2 gitu karna harus tes lab dulu supaya lebih akurat hasilnya. Karna gak mungkin melakukan tes lab disitu, alhasil Cuma obat parasitamol yang dia bisa kasih.
Gw kembali beristirahat. Acara puncak, ramah tamah bareng senior. Gw pengen banged ikut, tapi teman2 bilang istirahat aja, kan masih sakit entar kenapa2 lagi. Gw juga gak mau nanti merepotkan mereka, jadinya gw putusin gak ikut tuh acara ramah tamah, dan emang pas gw dah mau jalan, tiba2 kepala gw berat. Nasib emang gak ngijinin gw ikut acara itu.
Jadi deh, teman2ku gw beramah tamah dengan senior, gw secret sendirian kayak sapi ompong yang hanya bisa berbaring.

Sekitar jam2 4 pagi mereka baru balik acara ramah tamah, bisa gw bayangin betapa teman2 harus menahan kantuk untuk itu. Paginya kami di kumpul di lapangan untk evaluasi acara ramah tamah kemarin sekalian bersihin lapangan bekas acara kemarin. Ternyata banyak banged teman2ku yang “ilang” pada saat acara ramah tamah, dan itu membuat seniorku murka. Gw heran ma teman2, kenapa pada kabur seh. Itukan malah acara puncak, lagian katanya gak seserem yang ada di bayangan kalian kok. Tapi nasi sudah jadi bubur, dan ini menjadi masalah besar bagi angkatan kami tahun ini. Karna baru tahun ini, ada peserta baksos yang pulang waktu acara ramah tamah. Betul2 ini kosong sembilan, tidak ada harapan….!!!!

Gw ikut kegiatan minggu pagi hari itu, membersihkan. Tapi SC gw yang tau gw sakit. Suruh gw balik ke secret buat istirahat aja. Dan lagi, gw harus tinggal di secret. Pas gw lagi istirahat, dokter yang kemarin nanganin gw datang buat ngecek keadaan gw. Dokternya baru lulus tahun kemarin, jadi cerita dokter muda gitu. Dia nanya2 keadaan gw, trus lanjut cerita soal baksos angkatanku yang katanya parah dan sedikit cerita tentang pengkaderan dan kerjaan tiap hari.

Hari sudah mulai siang, kami harus sudah siap2 balik kemakassar. Dan gw sukses ke lise hanya untuk numpang sakit.
Sekitar jam 11 acara penutupan acara baksos kami di lapangan. Setelah itu kami berburu mencari bis yang masih kosong untuk pulang. Kami tim pendahulu kan berangkat dengan mobil pribadi, jadi kemungkinan memang kami tidak mendapat tempat di bis. Tapi alhamdulilah, kami dapat juga bis yang masih muat menanpung gw ma yang lain ( tim pendahulu) karna itu tadi, banyak yang “ilang” dari acara jadi bis agak2 kosong.

Akhirnya, kembali juga ke makassar, tapi gw dah ngeras secret kami yang di lise dah kayak rumahku sendiri. Gimana gak seminggu ada disana dan gw cukup nyaman dengan keadaan rumah disana. Mudah2han lain kali gw bisa kesana lagi sekedar untuk berlibur.hehehehehe

Selamat tinggal lise, selamat tinggal amparita. Maaf kedatangan kami mungkin mengganggu, apalagi buat rumah yang kami tumapangi. Sebesar-besarnya kami ucapkan terimakasih, karna tanpa kalian juga acara baksos angkatanku tidak akan berhasil…..

Selamat yah buat 09 yang sudah berhasil buat baksos kader, walau jauh dari harapan dan kenyataan kita semua apalagi senior yang sudah membimbing kita.


Ttd nini

No comments:

Post a Comment

Pages